Pulau Rambut –  adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang memilik pesona alam yang berbeda dari pulau-pulau lainnya. Jika Anda mengunjungi pulau Rambut, Anda akan merasakan sebuah harmoni yang berbeda. Mulai dari harmoni wisata flora dan fauna hingga wisata edukasi.

Mengenal Lebih Banyak Tentang Pulau Rambut di Kepulauan Seribu

0

Pepohonan Di Pulau Rambut, Kepulauan Seribu

Konon ada cerita tentang asal mula pulau Rambut yang saya pribadi belum 100 persen membenarkan. Menurut warga setempat pemberian nama Pulau Rambut berawal dari sebuah cerita yang telah melegenda. Konon ada bidadari yang turun dari kayangan turun mandi melihat pulau yang tidak ditumbuhi sebatang pohon. Sedangkan disitu banyak sekali burung bangau yang menghuni pulau, sang bidadari kemudian mencukur rambutnya dan disebarkan di atas pulau itu dan berubah menjadi pohon bakau yang sampai sekarang menjadi tempat burung-burung bangau penghuni pulau.

Letak Geografis Pulau Rambut

00

Source : Google Maps

Pulau Rambut ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan melalui Surat Keputusan Nomor : 275/Kpts-II/1999 tanggal 7 Mei 1999 seluas 90 hektar, yang terdiri dari 45 hektar daratan dan 45 hektar wilayah perairan. Secara geografis kawasan Suaka Margasatwa Pulau Rambut terletak diantara 106 derajat 41’14 – 106 derajat 41’46 Bujur Timur dan 5 derajat 56’47 – 5 derajat 56’57 Lintang Selatan, yaitu kearah Barat Laut dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Sedangkan menurut administrasi pemerintah, Suaka Margasatwa Pulau Rambut termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Bangsa Belanda menyebut pulau Rambut dengan nama Nidelberg.

Keindahan Pulau Rambut

11

Tidak sedikit para wisatawan yang datang mengunjungi pulau Rambut. Berbagai macam pesona dan harmoni alam bisa kita rasakan di pulau ini. Berikut ini jenis-jenis kegiatan yang bisa kita lakukan dalam menikmati keindahan pulau Rambut:

 

 

a. Bird Watching

1

Menara Yang Bisa Dipakai Untuk Bird Watching.

Wisata flora dan fauna, inilah yang pas sekali disematkan pada keindahan pulau Rambut. Pulau Rambut terkenal dengan nama kerajaan burung. Karena pada pulau ini terdapat berbagai macam jenis burung. Sekitar 20.000 lebih burung hidup di pulau ini. Pada bulan-bulan tertentu, bulan Maret hingga September jumlahnya bisa meningkat karena ada migrasi dari Austalia dan India.

Jenis-jenis burung yang menghuni pulau Rambut antara lain; Jenis burung laut seperti Cangak Merah (Ardea purpurea), Cangak Abu (Ardea cinerea), Kuntul Besar (Egretta alba), Kuntul Kecil (Egretta garzetta), Kuntul Karang (Egretta sacra), Bluwok (Mycteria cinerea), Roko-Roko (Plegadis falcinellus) , Pecuk Ular (Anhinga melanogaster) , Kuntul Sedang (Egretta intermedia), dan Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis).

Dari banyaknya jenis burung yang ada, sangat menarik jika kita melakukan bird watching. Kita bisa melihat berbagai macam jenis burung yang ada, tentunya dengan berbagai macam tingkah yang menggemaskan. Mulai dari ketika burung itu berterbangan hingga yang hanya nangkring di ranting-ranting pohon.

2

Black Comorant

 

3

Grey Heron

 

 

4

Kuntul Putih

5

Milky Stork

Berbagai Jenis Burung Dilihat dari Menara

Telah disediakan menara tinggi untuk Anda yang ingin melakukan wisata bird watching. Dari menara tersebut, Anda bisa melihat keindahan pulau Rambut dari ketinggian dengan berbagai macam jenis burung yang berterbangan. Jika Anda hobi photography, Anda bisa mendapatkan berbagai macam objek foto yang menarik dari menara setinggi 15 meter tersebut. Satu hal yang perlu diingat ketika Anda ingin jalan-jalan di pulau Rambut, Jangan lupa membawa topi, karena terlalu banyaknya aneka burung yang berterbangan sana-sini, maka tidak sedikit pula burung-burung itu membuang kotorannya semau mereka. Jadi, kepala Anda akan aman dari kotoran burung jika Anda memakai topi.

Transportasi Menuju Pulau Rambut

Pulau Rambut bisa dikunjungi dengan alat transportasi speedboad dan kapal motor kayu, melalui:

* Pantai Marina Ancol menggunakan speedboat dengan ongkos relatif mahal. Jarak tempuh sekitar 30 menit.
* Muara Angke, menggunakan perahu motor dengan waktu tempuh sekitar 90 menit.
Pantai Kamal dengan waktu sekitar 60 menit.
* Tanjung Pasir, Tanggerang, Banten, bisa menggunakan perahu motor kayu. Lama perjalanan sekitar 20-30 menit dengan ongkos sekitar @ Rp 50.000-Rp 75.000