Jelajah 10 Tempat Wisata di Medan

Jelajah 10 Tempat Wisata di Medan

Jelajah 10 Tempat Wisata di Medan

LENSA JELAJAH.COM – Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini adalah sejumlah tempat wisata di Medan yang paling menarik.

  1. Taman Bermain Hillpark Sibolangit
Taman Bermain Hillpark Sibolangit

Taman Bermain Hillpark Sibolangit

Inilah taman bermain terbesar di Sumatera Utara, berada dalam kontur wilayah pegunungan dan berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari kota Medan. Hamparan perbukitan hijau adalah daya tarik lain yang dimiliki tempat wisata di Medan yang satu ini, selain juga udaranya yang sejuk dan bersih. Oleh karenanya, taman bermain ini menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang favorit di Sumatera Utara.

Hillpark Sibolangit memiliki konsep yang tidak berbeda jauh dengan Dufan di Jakarta atau Trans Studio di Bandung dan Makassar. Ada tiga tema besar yang dimiliki Hillpark Sibolangit, yaitu Lost City, Toon town, dan Heritage. Wahana yang tersedia diantaranya adalah Roller Coaster (Gelegar), Ferries Wheel (Kincir raksasa), 4D theatre, dan amphiteathre berkapasitas 1,200 untuk pertunjukan dan konser.

Akan tetapi, taman bermain ini hanya dibuka pada akhir pekan (Sabtu & Minggu) dan pada tanggal merah saja. Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Hillpark Sibolangit sebesar Rp 10 ribu per orang. Atau, Anda dapat membayar sebesar Rp 45 ribu per orang untuk biaya tiket masuk dan biaya tiket wahana sebanyak 15 kali bermain.

  1. Penangkaran Buaya Asam Kumbang
penangkaran-buaya-asam-kumbang

Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Di tempat ini terdapat ribuan ekor buaya dalam berbagai jenis usia yang ditangkar dalam bermacam-macam kandang. Terletak di Desa Asam Kumbang, penangkaran binatang predator buas ini dikelola oleh sebuah keluarga yang memanfaatkan halaman belakang rumah sebagai tempat penangkaran.

Alhasil, tempat penangkaran yang semula adalah peliharaan biasa saja oleh keluarga terebut pada akhirnya bertransformasi menjadi sebuah penangkaran buaya di Medan yang menampung sekitar 2.600 ekor buaya yang kebanyakan dari spesies buaya muara.

Kini, objek wisata Medan yang satu ini menjadi tempat penangkaran buaya terbesar di dunia di susul Madras Crocodile Bank Trust di Tamil Nadu, India yang mengoleksi sekitar 2.483 ekor buaya dari 14 spesies. Selain di Medan, masih ada pula Penangkaran Buaya Tritip di Balikpapan.

Alamat Penangkaran Buaya Asam Kumbang: Jl. Bunga Raya II, Kec. Medan Selayang, Medan

  1. Masjid Raya Al Mashun
masjid-raya-al-mashun

Masjid Raya Al Mashun

Terletak di jantung kota Medan, Masjid Raya Al Mashun atau juga dikenal dengan Masjid Raya Medan ini telah berusia lebih dari 100 tahun sejak dibangun pertama kali pada 21 Agustus 1906.

Secara arsitektural, bangunan masjid ini mengadopsi corak bangunan campuran Maroko, Eropa, Melayu, dan Timur Tengah. Bangunan masjid ini begitu unik dengan rancangan berbentuk bundar segi delapan dan memiliki 4 serambi utama di bagian depan, belakang, serta samping kiri dan kanan. Sekaligus pula ke-4 serambi tersebut menjadi pintu utama masuk ke masjid.

Pada bagian kubahnya, terlihat mengikuti model Turki, yakni dengan bentuk yang patah-patah bersegi delapan. Kubah utama dikitari empat kubah lain di atas masing-masing beranda dengan ukuran yang lebih kecil. Bentuk kubah ini dapat ditemukan juga seperti yang ada pada Mesjid Raya Banda Aceh. Inilah masjid yang menjadi kebanggaan kota Medan dan menjadi salah satu tempat wisata di Medan yang menarik untuk dikunjungi.

  1. Graha Santa Maria Annai Velangkanni
graha-santa-maria-annai-velangkanni

Graha Santa Maria Annai Velangkanni

Inilah salah satu destinasi wisata di rohani di Medan, sebuah gereja umat Katolik yang sangat unik. Secara arsitektural, bangunan Graha Santa Maria Annai Velangkanni hampir mirip sebuah kuil Hindu. Pada awalnya gereja ini diperuntukkan bagi umat Katolik Tamil yang ada di kota Medan, dan dalam perjalanannya terbuka bagi seluruh umat.

Nama Annai Velangkani, yang berarti Bunda dari Velangkanni, dijadikan sebagai nama gereja dan merupakan sebuah persembahan kepada Bunda Maria yang pernah menampakkan diri di pesisir Velangkanni, Tamil Nadu, India pada abad 17. Bangunan gereja ini begitu megah, oleh karenanya berfoto menjadi sebuah kegiatan yang paling sering dilakukan wisatawan selain tentu saja berdoa.

Di samping bangunan gedung utama, ada sebuah bangunan kecil bernama Kapel Maria, sebuah tempat berdoa kepada Bunda Maria yang penuh dengan bunga-bunga dari peziarah dan berdoa Rosario di tempat tersebut.

  1. Tip Top Restaurant
tip-top-restaurant

Tip Top Restaurant

Inilah salah satu tempat makan legendaris di Medan dengan usianya yang begitu tua sejak berdiri pada tahun 1929. Berlokasi di kawasan Kesawan yang adalah pula sentra bisnis di Medan, Tip Top Restaurant begitu populer di kalangan masyarakat Medan dari generasi ke generasi. Lokasinya yang sangat dekat dengan Tjong A Fie Mansion menjadikan kawasan Kesawan menjadi salah satu tempat wisata di Medan yang menarik untuk dikunjungi.

Restoran yang mengadosi cafe gaya Eropa ini terkenal dengan aneka kua hasil olahan sendiri yang dimasak menggunakan oven batu sebagai pemanggangnya sejak tahun 1934. Meski demikian, ada juga menu sajian khas Indonesia bagi Anda yang ingin bersantap ikan goreng, kari, rendang, dan sebagainya. Juga, bistik di tempat kuliner Medan yang satu ini adalah salah satu yang recommended.

  1. Bank Indonesia Medan
bank-indonesia-medan

Bank Indonesia Medan

Sebagai salah satu landmark menarik di Medan, Anda dapat menemukan bangunan bergaya arsitektur khas Eropa di Bank Indonesia Medan. Berdiri pertama kali pada tahun 1906, bank ini pada mulanya adalah pusat perbankan Belanda dengan nama De Javasche Bank Medan. Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1961 bank tersebut dinasionalisasi oleh Presiden Soekarno dan namanya berganti menjadi Bank Indonesia Medan.

Keberadaan Bank Indonesia Medan ini memperkaya kota Medan dengan cultural heritage yang sarat akan nilai sejarah dan menjadi salah satu tempat wisata di Medan yang menarik.

  1. Kawasan Pecinan
kawasan-pecinan

Kawasan Pecinan

Inilah salah satu sentrum kuliner Medan yang terkenal. Tersedia aneka menu makanan di sana yang terasa sungguh lezat. Mulai dari bermacam-macam olahan mie, sate, hingga masakan bebek, kawasan Pecinan ini ramai oleh kunjungan masyarakat yang ingin bersantap, baik bersama dengan keluarga maupun kerabat dan kolega.

Terletak di Jl. Semarang, pengunjung yang datang ke kawasan Pecinan ini terdiri dari berbagai segmen usia, baik muda maupun tua. Tidak hanya itu, Anda akan mendapati heterogenitas masyarakat Medan yang sungguh kental di kawasan tempat makan Medan ini, baik dari warga Tionghoa, Batak, Karo, Jawa, India, Nias, hingga Padang, serta orang Eropa yang bekerja di Medan. Bersama dengan Jalan Selat Panjang di Medan, Jalan Semarang adalah ikon kuliner Medan yang paling terkenal.

  1. Rumah Tjong A Fie (Tjong A Fie Mansion)
rumah-tjong-a-fie-tjong-a-fie-mansion

Rumah Tjong A Fie (Tjong A Fie Mansion)

Inilah salah satu tempat wisata sejarah di Medan, sebuah rumah di mana Anda dapat mengetahui budaya Melayu – Tionghoa hingga riwayat kota Medan. Rumah ini terletak di Jln. Ahmad Yani, Medan. Secara arsitektural, bangunannya didirikan dengan gaya campuran arsitektur China, Eropa, dan Melayu.

Tjong A Fie adalah seorang saudagar kaya di masa lampau yang pernah menjadi jutawan terkaya se-Asia tenggara pada masa itu. Sukses besar diraihnya dalam bisnis perkebunan hingga perusahaan kereta api. Di masanya, Tjong A Fie disegani dan dihormati oleh kolonial Belanda hingga Sultan Deli. Oleh karena sifat dermawannya, dia menjadi pemimpin komunitas keturunan Cina di Medan yang dihormati.

  1. Istana Maimun
istana-maimun

Istana Maimun

Istana Maimun adalah peninggalan Kerajaan Deli yang terkenal, sebuah istana berwarna kuning berdiri megah di tengah Kota Medan dan menjadi ikon kota metropolitan tersebut. Anda dapat menjumpai istana ini di Jln. Brigjen Katamso Kec. Medan Maimun, Medan. Secara arsitektural, bangunan Istana Maimun didominasi warna kuning yang merupakan warna khas Melayu.

Di tempat wisata Medan yang satu ini, Anda dapat menyaksikan ragam koleksi yang dimiliki istana di masa lampaunya. Beberapa di antaranya adalah koleksi foto sultan, singgasana sultan, hingga sejarah Kerajaan Deli. Untuk dapat masuk ke Istana Maimun ini, Anda harus membayar tiket masuk sebesar Rp 8 ribu per orang. Istana ini buka mulai dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

  1. Merdeka Walk
merdeka-walk

Merdeka Walk

Inilah salah satu tempat kuliner Medan yang paling direkomendasikan. Tetapi, tempat wisata kuliner Medan yang satu ini hanya buka saat malam hari saja. Berada di jantung kota Medan, Anda akan menjumpai banyak jajanan dan makanan di bawah pepohonan rindang, dan dikelilingi bangunan tua bersejarah yang ada di kota Medan. Lapangan Merdeka ini begitu menarik terlihat saat malam dengan kilau lampu dan bangunan yang ada di sekitarnya.

Merdeka Walk adalah salah satu tempat nongkrong di Medan yang begitu menarik. Tak aneh jika semakin malam, semakin ramai jumlah kunjungan orang yang datang ke objek wisata Medan yang satu ini. Seringkali diadakan konser musik, festival musik, dan berbagai perlombaan di Merdeka Walk. Juga, dapat terlihat berbagai suguhan atraksi sepeda, parkur, dan atraksi malam lainnya.

Di saat akhir pekan tiba, kawasan wisata Medan ini menjadi ramai dengan kawula muda yang menghabiskan waktunya di sana.